Skip to main content

Makalah Pendidikan Anak

Pendidikan Anak : Makalah Pendidikan Anak

Makalah pendidikan anak merupakan salah satu makalah yang paling banyak diminati dan merupakan salah satu makalah pendidikan paling banyak yang menjadi tugas dalam pembuatan makalah pendidikan. Untuk membuat makalah pendidikan anak yang baik dan bagus dibaca oleh para peminat makalah teresbut kita harus memperhatikan beberapa hal yang sangat urgen. Sebelum membahas hal tersebut kita harus mengerti terlebih dahulu apa sebenarnya makalah pendidikan anak itu sendiri.

Makalah pendidikan anak terdiri dari tiga kata yang terpisah, yaitu makalah, pendidikan, dan anak. Makalah merupakan tulisan ilmiah yang ditujukan untuk melengkapi tugas kuliah, presentasi, maupun pelaporan yang dilengkapi dengan referensi. Pendidikan adalah proses dari tidak bisa menjadi bisa atau perubahan dari tidak mengerti menjadi mengerti melalui media pendidikan. Dan, anak adalah seseorang yang masih berusia di bawah umur kurang dari 17 tahun. Sehingga, makalah pendidikan anak adalah suatu tulisan pendidikan yang berkaitan dengan anak yang ditujukan untuk tugas akhir, pelaporan, presentasi, maupun sebagai karya ilmiah . Sebagaimana makalah topik-topik lain, topik pendidikan anak juga menarik untuk dikaji dan selanjutnya dituliskan dalam bentuk makalah. Namun yang perlu diperhatikan dalam pembuatan makalah pendidikan anak adalah tiap-tiap bagian harus menganut aturan yang ditetapkan dalam pembuatan makalah. Aturan pembuatan makalah adalah minimal terdiri dari pendahuluan, pembahasan, dan penutup. Pada tulisan ini akan dikupas bagaimana membuat pembahasan pada makalah pendidikan anak. 

Pembahasan Makalah Pendidikan Anak
Sebagai contoh pembahasan pada makalah pendidikan anak  dengan judul ?Pengaruh Permainan Anak Sebagai Media Pendidikan?. Dalam pembahasan ini setidaknya mengupas tentang permainan anak, media pendidikan, dan relevansi permainan anak dengan media pendidikan. Permainan anak. Kajian pembahasan yang harus dituliskan dalam pembahasan makalah yang pertama adalah mengupas tentang permainan anak . Dalam permainan anak, kembangkan apa saja permainan anak melalui pendapat, statemen tokoh, maupun referensi-referensi berupa buku, jurnal, dan majalah. Kemudian padukan dengan permainan anak yang sedang kamu tulis. Misalnya permainan yang dikaji adalah "gobak sodor", maka carilah referensi gobok sodor melalui referensi-referensi dan data yang berkaitan. Pada sub bagian judul ini, sajikan pula data dan fakta dari permainan gobok sodor. Usia berapakah biasanya yang menggunakan permainan ini, di daerah mana sajakah, atau tingkat kesulitan permainan gobak sodor. Jangan lupa pula, agar pembahasan pada permainan gobok sodor menjadi menarik berikan penjelasan apa dan bagaimana cara permainan gobak sodor tersebut.  

Media pendidikan.
Sub judul media pendidikan ini dikemukakan apa saja media pendidikan yang sudah ada. Jika ada referensi yang berkaitan dengan media pembelajaran khususnya permainan anak, maka sisipkan dalam sub judul ini. Misalnya ada sebuah referensi seperti begini ?salah satu media pendidikan adalah permainan anak? masukkan referensi tersebut dan jangan lupa sebutkan sumbernya dalam makalah.  

Relevansi permaianan anak dengan media pendidikan.
Makalah Pendidikan AnakPada sub bagian ini yang terpenting adalah memadukan antara permainan anak dengan media pendidikan. Ungkap seluas-luasnya relevansi permainan anak sebagai bagian dari media pendiidikan sehingga menjadi keterpaduan yang utuh dan enak dibaca. Jangan lupa sisipkan pula data dan fakta yang dilengkapi dengan literatur yang telah kamu sediakan.

Demikianlah cara membuat pembahasan pada makalah pendidikananak , semoga semakin menambah pengetahuan kita dalam membuat makalah pendidikan anak. Selamat berlatih membuat makalah pendidikan anak.

Daftar Pustaka
http://www.anneahira.com/makalah-pendidikan-anak.htm
Adallila, S. 2010. Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini. http://sadidadallila.wordpress.com (diakses 17 Mei 2011)
Ahmad, Rofiq. 2008. Perkembangan Menurut DDST II. http://rofiqahmadwordpress.com (diakses 18 Mei 2011)

Alimul, Aziz. 2007. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Salemba Medika: Jakarta
Arikunto. S, 2003. Prosuder Penelitian. Rineka: Jakarta

Aspi, J. 2010. Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia dan Target Capaian PAUD. http://www.tunasbangsaku-tk/. (diakses 9 Mei 2011)

Benyamin, S. 2010. Penelitian Profesor Bloom Pendidikan Anak Usia Dini. PustakaNila: Jakarta

Popular posts from this blog

Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan Anak : Pendidikan Karakter Anak Pendidikan karakter merupakan tujuan pendidikan yang mulai dirintis oleh pemerintah kita. Pemerintah menginginkan bukan hanya menghasikan orang-orang pintar tetapi menghasilkan orang-orang yang pintar dan memiliki karakter yang kuat . Sehingga ketika menduduki jabatan dapat menjalankan amanah terebut dengan baik dan bijaksana. Pendidikan karakter anak yang akan dibahas kali ini ada 2 yaitu : Dampak Pendidikan Karakter Terhadap Akademi Anak dan Lingkungan Keluarga Pengaruhi Pendidikan Karakter Anak Dampak Pendidikan Karakter Terhadap Akademi Anak Mungkin banyak yang bertanya-tanya sebenarnya apa sih dampak pendidikan karakter terhadap keberhasilan akademik? Beberapa penelitian bermunculan untuk menjawab pertanyaan ini. Ringkasan dari beberapa penemuan penting mengenai hal ini diterbitkan oleh sebuah buletin, Character Educator, yang diterbitkan oleh Character Education Partnership. Dalam buletin tersebut diuraikan bahwa hasi...

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Pendidikan Anak : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat penting untuk membangun karakter anak sejak dini. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pendidikan anak usia dini (PAUD) kita perlu menetahui konep dasar pendidikan anak usia dini (PAUD). Berikut ini adalah konsep-konsep dasar pendidikan anak usia dini (PAUD) 1.   Definisi Pendidikan Usia Dini (PAUD) Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, pasal 1, butir 14 dinyatakan bahwa “ Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan ruhani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”. Sedangkan pada pasal 28 tentang pendidikan anak usia dini dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar, dapat diseleng...