Wednesday, April 11, 2012

Hubungan Kasih Sayang

Pendidikan dalam Keluarga : Hubungan Kasih Sayang
 
Salah satu kewajiban orang tua adalah menanamkan kasih sayang, ketenteraman, dan ketenangan di dalam rumah. Allah SWT berfirman,

و من آیاتھ أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لتسكنوا إلیھا و جعل بینكم مودة ورحمة ..

Artinya: Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahwa Ia menciptakan untuk kalian isteri-isteri dari jenis kalian sendiri agar kalian merasa tentram dengan mereka. Dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang.[2]

Hubungan antara suami dan isteri atau kedua orang tua adalah hubungan kasih sayang. Hubungan ini dapat menciptakan ketenteraman hati, ketenangan pikiran, kebahagiaan jiwa, dan kesenangan jasmaniah. Hubungan kasih sayang ini dapat memperkuat rasa kebersamaan antaranggota keluarga, kekokohan pondasi keluarga, dan menjaga keutuhannya. Cinta dan kasih sayang dapat menciptakan rasa saling menghormati dan saling bekerja sama, bahu-membahu dalam menyelesaikan setiap problem yang datang menghadang perjalanan kehidupan mereka. Hal ini sangat berperan dalam menciptakan keseimbangan mental anak.

Dr Spock berpendapat sebagai berikut.
“Keseimbangan mental anak sangat dipengaruhi oleh keakraban hubungan kedua orang tuanya dan kebersamaan mereka dalam menyelesaikan setiap masalah kehidupan yang mereka hadapi”.

Suami isteri harus berusaha memperkuat tali kasih di antara diri mereka berdua dalam semua periode kehidupan mereka, baik sebelum masa kelahiran anak mereka maupun setelahnya. Memperkuat rasa cinta dan kasih sayang merupakan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah SWT. Karena itu, menjaga keutuhan kasih sayang termasuk dalam perintah Allah dan merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada-Nya. Imam Ali bin Al-Husain Zainal Abidin a.s. mengatakan,

وأما حقّ رعیتك بملك النكاح , فأن تعلم أنّ الله جعلھا سكنا ومستراحا وأنسا وواقیة , وكذلك كلّ واحد
منكما یجب أن یحمد الله على صاحبھ , و یعلم أن ذلك نعمة منھ علیھ , ووجب أن یحسن صحبة نعمة الله
ویكرمھا ویرفق بھا , وإن كان حقك علیھا أغلظ وطاعتك بھا ألزم فیما أحببت وكرھت ما لم تكن معصیة
, فإن لھا حق الرحمة والمؤانسة وموضع السكون إلیھا قضاء اللذة التي لابدّ من قضائھا وذلك عظیم

Artinya: Hak wanita yang engkau nikahi adalah engkau harus tahu bahwa Allah telah menjadikannya sebagai sumber ketenangan dan ketentraman bagimu serta sebagai penjaga harta dan kehormatanmu. Kalian berdua haruslah memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah atas anugerah yang Dia berikan berupa pasangan kalian. Engkau harus tahu bahwa itu semua adalah nikmat Allah atasmu. Karena itu, suami harus memperlakukan isterinya dengan baik, menghormatinya, dan berlemah-lembut terhadapnya, meskipun hak-haknya atas sang isteri lebih besar.Isteri harus menaati suaminya jika ia memerintahkan sesuatu, selama tidak berupa maksiat kepada Allah. Isteri berhak untuk mendapatkan kasih sayang dan kelemah-lembutan karena dialah yang memberikan ketenangan hati bagi suami. Isterilah yang dapat memuaskan
kebutuhan biologis suami yang memang harus disalurkan, dan hal itu adalah sesuatu yang agung.

Ahlul Bait a.s. memberikan perhatian yang sangat besar terhadap keutuhan cinta kasih dalam sebuah keluarga. Anjuran-anjuran mereka berikut ini ditujukan kepada kedua pihak, suami dan isteri. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAWW bersabda,

خیركم خیركم لنسائھ وأنا خیركم لنسائي

Artinya: Lelaki terbaik di antara kalian adalah orang yang paling baik terhadap isterinya. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap isteri.

Imam Ja’far bin Muhammad Shadiq a.s. dalam sebuah hadis mengatakan,

رحم الله عبدا أحسن فیما بینھ وبین زوجتھ

Artinya:Semoga Allah merahmati orang yang bersikap baik terhadap isterinya.

Rasulullah SAWW bersabda,

فمن اتخذ زوجة فلیكرمھا
 
Artinya: Jika seseorang menikahi seorang wanita,ia harus berbuat baik kepadanya.

Beliau juga bersabda,

أوصاني جبرئیل علیھ السلام بالمرأة حتى ظننت أنھ لا ینبغي طلاقھا إلا من فاحشة مبینة
 
Artinya: Jibril sering berpesan kepadaku tentang wanita, sampai-sampai aku merasa bahwa wanita tidak berhak untuk diceraikan kecuali jika telah melakukan zina dengan terang-terangan.

Anjuran-anjuran dan arahan yang diberikan oleh Nabi SAWW dan Ahlul Bait a.s. mengenai sikap baik dan penghormatan terhadap istri ini merupakan acuan penting yang harus diterapkan dalam rangka menciptakan kelanggengan hubungan cinta dan kasih sayang antara keduanya di dalam keluarga.

Di lain pihak, Ahlul Bait a.s. juga berpesan kepada kaum wanita untuk melakukan segala hal yang dapat menumbuhkan dan menjaga cinta dan kasih sayang dalam rumah tangga.

Rasulullah Muhammad SAWW dalam hal ini bersabda,

إذا صلّت المرأة خمسھا وصامت شھرھا وأحصنت فرجھا وأطاعت بعلھا فلتدخل من أي أبواب الجنة
شاءت
 
Artinya: Jika seorang wanita telah melakukan kewajibannya shalat lima waktu, berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan menaati suaminya, maka ia berhak untuk masuk ke dalam surga melalui pintu manapun yang ia sukai.[9]
 
Selain itu beliau juga bersabda,

ما استفاد امرؤ فائدة بعد الإسلام أفضل من زوجة مسلمة تسرّه إذا نظر إلیھا وتطیعھ إذا أمرھا وتحفظھ
إذا غاب عنھا في نفسھا ومالھ
 
Artinya: Setelah nikmat Islam, tak ada satupun nikmat yang melebihi isteri muslimah yang shalihah, yaitu isteri yang membuat suami senang saat memandangnya, patuh padanya saat ia menyuruhnya melakukan sesuatu, dan menjaga dirinya dan harta suaminya di saat sang suami tidak berada di rumah.

Hubungan Kasih Sayang
Diriwayatkan bahwa seorang sahabat pernah mendatangi Rasulullah dan berkata, “Ya Rasulullah, aku memiliki seorang isteri yang selalu menyambutku ketika aku datang dan mengantarku saat aku keluar rumah. Jika ia melihatku termenung ia selalu menyapaku dan mengatakan, ‘Ada apa denganmu? Apa yang kau risaukan? Jika kau risau akan rezekimu, ketahuilah bahwa rezekimu ada di tangan Allah. Tapi jika kerisauanmu karena urusan akhirat, semoga Allah menambah rasa risaumu itu.’”

Setelah mendengar cerita sahabat beliau tersebut, Rasulullah SAWW bersabda,

بشّرھا بالجنّة وقل لھا : إنك عاملة من عمّال الله ولك في كلّ یوم أجر سبعین شھیدا , - وفي روایة - إن
لله عزّ وجل عماّلا وھذه من عمّالھ , لھا نصف أجر الشھید
 
Artinya: Berilah kabar gembira kepadanya tentang surga yang tengah menantinya! Dan katakan padanya, bahwa ia termasuk salah satu pekerja Allah. Allah SWT menuliskan baginya setiap hari pahala tujuh puluh orang yang gugur di jalan Allah. (dalam riwayat lain disebutkan), ‘Ketahuilah bahwa Allah memiliki banyak pekerja, dan ia termasuk salah satu dari mereka. Allah akan memberinya setengah dari pahala orang syahid.’ 

Imam Muhammad Baqir a.s. berkata,

جھاد المرأة حسن التبعّل
 
Artinya: Jihad bagi wanita adalah berbuat baik pada suaminya.

Salah satu hal yang membantu dalam menambah rasa cinta, kasih sayang, dan perhatian suami adalah kepasrahan isteri pada suami saat ia menginginkan dirinya. Imam Ja’far
Shadiq a.s. mengatakan,

خیر نسائكم التي إذا خلت مع زوجھا خلعت لھ درع الحیاء وإذا لبست لبست معھ درع الحیاء
 
Artinya: Wanita terbaik adalah yang saat berduaan dengan suaminya ia menanggalkan semua rasa malunya dan jika ia memakai kembali pakaiannya ia kenakan lagi rasa malunya.

Isteri sudah semestinya bersikap terbuka dan tidak malu-malu terhadap suaminya dengan tetap menjaga rasa hormat padanya. Dengan kata lain, seorang istri perlu menjaga keseimbangan antara sikap hormat dan terbuka.

Imam Ali bin Al-Husain a.s. menyebutkan beberapa faktor penting yang dapat menambah rasa cinta, kasih sayang, dan keakraban dalam keluarga, yaitu sebagai berikut.

لا غنى بالزوج عن ثلاثة أشیاء فیما بینھ وبین زوجتھ وھي الموافقة لیجتلب بھا موافقتھا ومحبتھا
وھواھا,وحسن خلقھ معھا , واستعمالھ استمالة قلبھا بالھیئة الحسنة في عینھا وتوسعتھ علیھا . ولا غنى
بالزوجة فیما بینھا وبین زوجھا الموافق لھا عن ثلاث خصال , وھي : صیانة نفسھا من كلّ دنس حتى
یطمئن قلبھ إلى الثقة بھا في حال المحبوب والمكروه وحیاطتھ لیكون ذلك عاطفا علیھا عند زلة تكون
منھا , وإظھار العشق لھ بالخلابة والھیئة الحسنة لھا في عینھ
 
Artinya: Seorang lelaki hendaknya memperhatikan tiga hal berikut ini dalam berhubungan dengan isterinya:

Pertama, memahami keadaan isteri, karena dengan itu ia dapat menarik perhatian isterinya untuk memahami keadaannya dan lebih mencintainya.
 

Kedua, bersikap baik terhadap isteri dan berusaha merebut hatinya dengan penampilan lahir yang menarik.
 

Ketiga, memaafkan kesalahan isteri. 

Seorang wanita hendaknya memperhatian tiga hal berikut ini dalam pergaulannya dengan suami:
 

Pertama, menjaga diri dari segala kotoran dan noda, sehingga sang suami merasa tenang dengan keadaannya, baik di saat senang maupun di saat susah. 

Kedua, mempercayai suami, karena hal itu dapat membuat sang suami mudah memaafkannya di kala ia melakukan kesalahan.
 

Ketiga, menampakkan rasa cinta kepadanya dengan berpenampilan menarik. Hubungan yang didasari oleh cinta dan kasih sayang sangat diperlukan dalam semua fase kehidupan, khususnya pada masa kehamilan. Sebab di masa-masa itu, isteri sangat memerlukan ketenangan dan keseimbangan mental. Hal itu sangat mempengaruhi keselamatan janin selama dalam kandungan dan keselamatan anak di masa menyusui.

Ditulis Oleh : muhammad risal // 5:17 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment

 
Theme Design by Pendidikan Anak Artikel Bagus | Artikel Komputer | Biologi SMP | Obat Tradisional | Tips Perawatan
Lifestyle Blogs Bloggers - Meet Millions of Bloggers My Ping in TotalPing.com