Skip to main content

Pendidikan pada Anak

Pendidikan Anak : Pendidikan pada Anak

Pendidikan pada anak sangat perlu diperhatikan mengingat sebagai orang tua kita tentu menginginkan hal yang terbaik bagi anak kita. Tapi bagi orang tua yang tidak mengeti tentang dunia pendidikan akan mengesampingkan hal ini.

Beberapa kasus sering terjadi orang tua mengeksploitasi  anak-anak mereka untuk bekerja dan menghasilkan income bagi keluarga padahal anak terebut belum masuk usia kerja. Rendahnya pengetahuan orangt tua tentang pentingnya pendidikan pada anak adalah faktor utama yang menyebabkan hal ini terjadi. Kasus seperti ini paling banyak terjadi di daerah pedesaan, orang tua yang tidak mengetahui dan tidak pernah melalui bangku sekolah menganggap sekolah tidaklah penting tapi yang paling penting adalah bagaimana seorang anak bisa menghasilkan uang tanpa memperhitungkan akibat yang dapat ditimbulkan dari tindakan mereka.

Sebut saja orang tua yang pekerjaannya seorang nelayan atau petani akan mengajarkan kepada anak-anak mereka cara bertani dan melaut. Ketika anak-anak mereka sudah mengerti tentang cara bertani dan melaut pendidikan di bangku sekolah tidaklah penting karena mereka sudah memiliki kemampuan untuk mencari nafkah.

Tapi apakah Anda menginginkan anak-anak Anda memiliki hidup seperti Anda. Tentu orang tua yang memiliki pemikiran yang rasional akan menjawab tidak "saya ingin anak saya mendapatkan kehidupan lebih layak dari saya". Apakah mungkin anak Anda mendapat kehidupan yang layak jika hidup yang mereka lalui sama seperti Anda. Tentu saja tidak, maka untuk itu sebagai orang tua kita perlu memberikan pendidikan pada anak-anak kita pendidikan yang terbaik.

Pendidikan pada AnakPemerintah telah mengeluarkan kebijaksanaan dalam dunia pendidikan, yaitu 20% dari APBN dialokasikan untuk dunia pendidikan. Pendidikan gratis telah dijalankan mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jadi tidak ada lagi alasan orang yang kurang mampu tidak menyekolahkan anak-anak mereka.

Mungkin bagi orang tua berpikir, kalau seperti itu berarti anak kami hanya bisa sekolah sampai tingkat SMP? karena kami tidak mampu lagi membiayai sekolah mereka. Perlu Anda ketahui bahwa siswa yang kurang mampu akan mendapatkan bantuan berupa beasiswa begitupun siswa yang berprestasi. Peluang beasiswa ini harus kita pergunakan dengan sebaik-baiknya agar bisa meringankan biaya sekolah anak-anak kita.

Untuk tingkat perguruan tinggi pun disediakan beasiswa yang jumlahnya bisa menutupi semua biaya kuliah anak-anak kita. Jadi yang harus kita lakukan sebagai orang tua adalah memberikan peluang bagi anak-anak kita untuk mengenyam pendidikan dan memberikan motivasi bagi mereka untuk berprestasi agar kelak bisa meraih beasiswa dan dapat menikmati pendidikan di bangku sekolah sampai perguruan tinggi.

Saya yakin dengan kerja keras dan do'a dari kedua orang tua seorang anak akan bisa berhasil karena do'a yang paling mujarab adalah do'a orang tua kepada anaknya. Maka berikanlah pendidikan pada anak kita pendidikan yang terbaik.

Popular posts from this blog

Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Anak : Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan belajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelengaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini 1. Bersifat komperhensif Kurikulum harus menyediakan pengalaman belajar yang meningkatkan perkembangan anak secara menyeluruh dalam berbagai aspek perkembangan .   2. Dikembangkan atas dasar perkembangan secara bertahap. Kurikulum harus menyediakan berbagai kegiatan dan interaksi yang tepat didasarkan pada usia dan tahapan perkembangan setiap anak. Program menyediakan berbagai sarana dan bahan untuk anak dengan berbagai kemampuan.   3. Melibatkan orang tua Keterlibatan orang tua sebagai pendidik utama bagi anak. Oleh karena itu peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan.   4. Me...

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Pendidikan Anak : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat penting untuk membangun karakter anak sejak dini. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pendidikan anak usia dini (PAUD) kita perlu menetahui konep dasar pendidikan anak usia dini (PAUD). Berikut ini adalah konsep-konsep dasar pendidikan anak usia dini (PAUD) 1.   Definisi Pendidikan Usia Dini (PAUD) Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, pasal 1, butir 14 dinyatakan bahwa “ Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan ruhani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”. Sedangkan pada pasal 28 tentang pendidikan anak usia dini dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar, dapat diseleng...

Menciptakan Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan

Psikologi Anak : Menciptakan Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan ADALAH hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulan di sekolah, dan lingkungan yang tidak beres. Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak , sedangkan bakat anak itu menjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut. Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, perkembangan positif kecerdasan sejak...

Hubungan Kasih Sayang

Pendidikan dalam Keluarga : Hubungan Kasih Sayang   Salah satu kewajiban orang tua adalah menanamkan kasih sayang, ketenteraman, dan ketenangan di dalam rumah. Allah SWT berfirman, و من آیاتھ أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لتسكنوا إلیھا و جعل بینكم مودة ورحمة .. Artinya: Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahwa Ia menciptakan untuk kalian isteri-isteri dari jenis kalian sendiri agar kalian merasa tentram dengan mereka. Dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang.[2] Hubungan antara suami dan isteri atau kedua orang tua adalah hubungan kasih sayang . Hubungan ini dapat menciptakan ketenteraman hati, ketenangan pikiran, kebahagiaan jiwa, dan kesenangan jasmaniah. Hubungan kasih sayang ini dapat memperkuat rasa kebersamaan antaranggota keluarga, kekokohan pondasi keluarga, dan menjaga keutuhannya. Cinta dan kasih sayang dapat menciptakan rasa saling menghormati dan saling bekerja sama, bahu-membahu dalam menyelesaikan setiap problem yang datang menghadang perja...

Kurikulum Anak Usia Dini

Pendidikan Anak : Kurikulum Anak Usia Dini Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan belajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelengaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum anak usia dini 1. Bersifat komperhensif Kurikulum harus menyediakan pengalaman belajar yang meningkatkan perkembangan anak secara menyeluruh dalam berbagai aspek perkembangan .   2. Dikembangkan atas dasar perkembangan secara bertahap. Kurikulum harus menyediakan berbagai kegiatan dan interaksi yang tepat didasarkan pada usia dan tahapan perkembangan setiap anak. Program menyediakan berbagai sarana dan bahan untuk anak dengan berbagai kemampuan.   3. Melibatkan orang tua Keterlibatan orang tua sebagai pendidik utama bagi anak. Oleh karena itu peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan.   4. Melayani kebutuhan ...